Zonaindo.com, Kotabunan, Boltim- Lapangan Bogani Kotabunan rusak akibat ulah rombongan pawai Paud Se-Kabupaten yang memasuki area lapangan. Kondisi lapangan siang ini, Sabtu (16/8/2025) penuh lumpur, rumput rusak, dan dipenuhi tanda ban kendaraan roda empat.

Situasi ini memicu kemarahan dari Camat Kotabunan, Idrus Paputungan, S.Pd.SD dan Sangadi Kotabunan, Tetty Mokoginta, S.ST. Hal tersebut akibat tidak adanya koordinasi dari panitia pelaksana dengan pemerintah Kecamatan dan Desa, ditambah komplain dari masyarakat dan panitia kegiatan sepak bola Bupati Cup yang emosi akibat insiden tersebut.

Camat Kotabunan dan Sangadi mengaku terkejut dengan keramaian yang mengakibatkan kerusakan tersebut. Sontak, Camat menanyakan kejelasan terkait insiden ini kepada salah satu koordinator rombongan pawai.
“Bagaimana ini, lapangan sudah rusak dan kami selaku pemerintah kecamatan dan desa tidak menerima pemberitahuan. Siapa yang mau tanggung jawab atas kerusakan ini?” Ujar Idrus.
Sementara itu, Sangadi Kotabunan menyayangkan kejadian tersebut, karena kebersihan lapangan Bogani Kotabunan sudah menjadi agenda rutin pemdes Kotabunan setiap Jumat.
“Kami selaku Pemerintah Desa Kotabunan sangat kecewa dengan kejadian ini, setiap minggu bahkan setiap hari kami selalu merawat kebersihan lapangan dan tiba-tiba hari ini kondisi lapangan sudah rusak parah akibat tidak ada koordinasi dengan aparat desa” tambah Sangadi.

Menurut informasi yang didapatkan, Sangadi Tetty sudah menanyakan kepada tim Juri dan beberapa peserta pawai bahwa rombongan bisa memasuki kawasan lapangan Bogani Kotabunan atas izin dari dinas perhubungan dan mengacu pada surat edaran dari pemda bahwa finish dari pawai Paud Se-Boltim adalah lapangan Bogani Kotabunan.
Di lokasi kejadian, Camat Kotabunan langsung menghubungi pihak penyelenggara, dalam hal ini Dinas Pendidikan Boltim untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawaban atas kerusakan yang terjadi.
Pihak panitia Bupati Cup juga menuntut pertanggung jawaban atas kerusakan ini mengingat Lapangan Bogani Kotabunan akan dipakai dalam kegiatan olahraga Bupati Cup tanggal 25 Agustus mendatang.
Camat Kotabuban menekankan bahwa Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Pihak Panitia Bupati Cup dan masyarakat tidak menyalahkan peserta pawai, beliau selaku Camat Kotabunan menengahi situasi yang mulai memanas agar masyarakat dan Panitia Bupati Cup tidak menyalahkan peserta pawai dan mencari tahu lebih lanjut pihak-pihak berwenang dan yang bertanggung jawab atas insiden ini.
Turut hadir di lokasi kejadian pihak Kepolisian Sektor Kotabunan, perwakilan BPD Kotabunan, Sekdes Kotabunan Barat dan masyarakat serta para pegiat olahraga di Desa Kotabunan bersatu dan Bulawan.(f)






















