Tiga Bansos Tunai Siap Cair Mulai Esok, Cek Nama Anda Sekarang

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ZonaIndo.com – Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan sosial (bansos) untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akibat inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Setidaknya ada tiga jenis bantuan tunai yang dipastikan akan dicairkan mulai esok hari, dan masyarakat diimbau segera melakukan pengecekan apakah namanya terdaftar sebagai penerima manfaat.

Ketiga bansos tersebut adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan, Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II, dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako.

Penyaluran dilakukan secara bertahap dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PT Pos Indonesia dan bank-bank penyalur.

1. BLT Mitigasi Risiko Pangan

BLT ini diberikan kepada warga yang terdampak lonjakan harga pangan. Pemerintah memberikan bantuan tunai sebesar Rp600.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).

Dana tersebut diberikan sekaligus dan ditujukan untuk pembelian bahan pokok seperti beras, telur, dan minyak goreng.

Penyaluran dilakukan melalui rekening penerima atau secara langsung oleh petugas Pos.

Warga yang tidak memiliki rekening tetap bisa menerima bantuan secara tunai, dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK).

2. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap II

PKH merupakan bansos yang diberikan secara bertahap dalam empat kali pencairan selama setahun.

Untuk tahap kedua, pencairan dimulai pada pertengahan Juni. Besaran bantuan berbeda-beda tergantung pada kategori, antara lain:

  • Ibu hamil: Rp750.000 per tahap

  • Balita: Rp750.000

  • Anak SD: Rp225.000

  • Anak SMP: Rp375.000

  • Anak SMA: Rp500.000

  • Lansia dan disabilitas: Rp600.000

Dana PKH disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan bisa ditarik melalui mesin ATM, agen bank, atau e-warung.

3. BPNT atau Kartu Sembako

Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako memberikan bantuan senilai Rp200.000 per bulan.

Dana ini digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung yang bekerja sama dengan pemerintah.

BPNT disalurkan secara elektronik untuk mempercepat proses distribusi dan memastikan transparansi.

Cara Mengecek Nama Penerima

Masyarakat bisa melakukan pengecekan status bansos melalui situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs Kemensos.

  2. Masukkan data wilayah sesuai KTP.

  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

  4. Masukkan kode captcha yang ditampilkan.

  5. Klik “Cari Data”.

Jika terdaftar, nama Anda akan muncul beserta jenis bantuan yang diterima.

Penting untuk Diketahui

Pastikan data KTP dan KK telah diperbarui di Dukcapil agar tidak mengalami kendala saat pencairan.

Bila belum terdaftar sebagai penerima manfaat, masyarakat bisa mendaftarkan diri melalui perangkat desa atau pendamping PKH setempat.

Siapa Saja yang Berhak Menerima?

Ketiga bansos yang akan dicairkan ini tidak diberikan secara merata ke seluruh warga negara, melainkan hanya kepada mereka yang telah terverifikasi sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Data ini dikelola oleh Kementerian Sosial dan diperbarui secara berkala melalui usulan pemerintah daerah.

Adapun kriteria umum penerima bansos antara lain:

  • Warga berpenghasilan rendah atau tidak tetap.

  • Terdaftar dalam DTKS.

  • Tidak sedang menerima bantuan sejenis dari program lain.

  • Berdomisili tetap sesuai data kependudukan.

Sementara untuk PKH, penerima juga harus memiliki anggota keluarga dengan kriteria khusus seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lanjut usia, atau penyandang disabilitas berat.

Bagi masyarakat yang merasa berhak namun belum menerima bantuan, pendaftaran atau pengusulan bisa dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos atau langsung ke RT/RW dan kelurahan/desa setempat.

Akan tetapi, keputusan akhir tetap berada di tangan Kementerian Sosial berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

Pentingnya Pemeriksaan dan Validasi Data

Salah satu penyebab utama masyarakat tidak menerima bansos meskipun merasa memenuhi syarat adalah ketidaksesuaian data kependudukan, seperti perbedaan nama, alamat, atau NIK antara KTP dan data yang tercatat di sistem DTKS.

Oleh karena itu, validasi dan pembaruan data di Dukcapil sangat penting.

Prosesnya bisa dilakukan di kantor kecamatan, kelurahan, atau melalui layanan daring Dukcapil yang kini makin mudah diakses.

Kementerian Sosial juga mendorong masyarakat untuk aktif memantau status bantuan mereka, termasuk memverifikasi data dan melaporkan jika terdapat kekeliruan. 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wujudkan Pemerintahan Pro Rakyat, Bupati Oskar Lakukan Audiensi Dengan Ditjen Minerba Kementrian ESDM, Usulkan Penetapan 93 Titik WPR
Peran Aktif Bupati Boltim Dalam Musrenbang RPJMD Sulut
Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,13 Persen dan Kemiskinan Terendah Keempat di Sulut, BPS RI Apresiasi Pemkab Boltim
Bupati Boltim Tandatangani Dokumen Hibah Lahan Pembangunan Kantor BPS. Wujudkan Penguatan Tata Kelola Statistik Daerah
Pemkab Boltim Gelar Assessment Center Seleksi Terbuka JPTP Sekretaris Daerah
Bupati Boltim Terima Kunjungan Empat Siswa Calon Paskibraka Nasional dan Provinsi
Atlet Karate Boltim Cetak Prestasi Tingkat Nasional
Bupati Oskar Manoppo Beserta Ketua TP-PKK Boltim Rosita Manoppo-Pobela Hadiri Verifikasi KLA Tahun 2025

Berita Terkait

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:55 WIB

Wujudkan Pemerintahan Pro Rakyat, Bupati Oskar Lakukan Audiensi Dengan Ditjen Minerba Kementrian ESDM, Usulkan Penetapan 93 Titik WPR

Senin, 30 Juni 2025 - 17:17 WIB

Peran Aktif Bupati Boltim Dalam Musrenbang RPJMD Sulut

Jumat, 27 Juni 2025 - 21:01 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,13 Persen dan Kemiskinan Terendah Keempat di Sulut, BPS RI Apresiasi Pemkab Boltim

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:39 WIB

Bupati Boltim Tandatangani Dokumen Hibah Lahan Pembangunan Kantor BPS. Wujudkan Penguatan Tata Kelola Statistik Daerah

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:49 WIB

Pemkab Boltim Gelar Assessment Center Seleksi Terbuka JPTP Sekretaris Daerah

Berita Terbaru