ZonaIndo.com, Kotabunan, Boltim- Cuaca ekstrim melanda kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Selasa (29-04-25), mengakibatkan luapan air sungai dan banjir bandang di beberapa sungai di Boltim.

Salah satu titik bencana yang cukup parah dan menghanyutkan dua rumah warga yakni di dusun V Panang, Kotabunan, Kecamatan Kotabunan tepatnya di area pemukiman pertambangan rakyat yang ada di pesisir sungai Ongkobu.

Camat Kotabunan, Idrus Paputungan, S.Pd, dan Sangadi Kotabunan Tetty, S.ST beserta seluruh aparat desa dan BPD bersama dengan warga bahu-membahu melakukan evakuasi warga yang rumahnya hanyut terbawa arus sungai.

Sangadi Kotabunan yang merupakan warga panang, langsung menginstruksikan seluruh aparat dan BPD untuk datang ke lokasi kejadian pada pukul 18.50 malam dan bersama dengan warga membantu mengevakuasi dan menyelamatkan barang-barang dari korban yang rumahnya terdampak bencana.
Sangadi Tetty bersyukur walaupun kondisi yang sangat parah namun tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Sangadi mengakatakan hadirnya Pemerintah Desa penting untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak pada saat kejadian.
“aparat musti hadir, kalo di kampung aman tapi disini apalagi korban yang terdampak nyandak mo tasono, jangan dulu tidor ini malam siaga trus”, ujar Sangadi.

Seluruh aprat desa Kotabunan pun siaga di titik aman lokasi kejadian setelah mengevakuasi harta benda dari keluarga yang terdampak.
Hingga dini hari Sekdes, Kepala Dusun, Kaur, dan BPD masih di lokasi guna memastikan kondisi agar kondusif dan mengantisipasi jika terjadi hujan dan banjir susulan.
Disaat yang bersamaan, Camat Kotabunan Menginstruksikan kepada Sangadi Kotabunan secara langsung dan Sangadi Kotabunan Selatan via telepon agar tetap siaga guna antisipasi hujan susulan mengingat di Kotabunan Selatan juga terjadi longsor di badan jalan trans Sulawesi Lingkar Selatan tepatnya di Tanjung.
“tetap siaga, deng evakuasi warga ke radius aman, prioritaskan lansia, orang sakit, ibu hamil, wanita dan anak-anak”, pungkas Camat.

Di sisi lain, Bupati Oskar Manoppo, S.E, M.M dan Wakil Bupati Argo Sumaiku, sigap memantau titik bencana di Desa Togid. Dengan menggunakan sepatu boots dan headlamp, Bupati dan Wakil Bupati menerjang genangan air yang mulai surut dan menyambangi beberapa warga yang rumahnya terendam banjir.
Bupati juga menghimbau kepda warga masyarakat agar tetap siaga dan antisipasi terjadinya hujan dan banjir susulan.
“Untuk sekarang sudah aman dan terkendali dalam artian air sudah surut namun kami selaku Bupati dan Wakil Bupati menghimbau masyarakat agar siaga dan mengungsi dulu ke tempat yang aman” himbau Bupati Oskar Manoppo (*).





















